Sekjend KAMMI dan Pimpinan MPR RI : Sepakat Tidak Ada Dikotomi Islam dan Nasionalis

Sekjend KAMMI dan Pimpinan MPR RI : Sepakat Tidak Ada Dikotomi Islam dan Nasionalis

JAKARTA—Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah melakukan pertemuan terbuka dengan petinggi organisasi Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Dalam pertemuan itu, kedua pihak sepakat  paham Nasionalisme tidak dapat dipisah dengan Islam.

Ahmad menilai kondisi situasi bangsa belakangan ini kerap terjadi benturan Islam dengan kaum nasionalis. Padahal, kata Basarah, Islam dan Nasionalis tidak bisa dipisahkan.

“Isu adu domba antara Islam dan nasionalis ini harus segera diakhiri,” kata Basarah di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/7/2018).

Basarah mengungkapkan, ada upaya sistematis yang ingin mengadu kesatuan bangsa dengan isu dikotomi Islam dan Nasionalis.

“Dan kini saya melihat ada upaya reproduksi politik adu domba,” pungkas Basarah.

Secara spesifik Basarah menjelaskan, kesan yang muncul saat ini adalah seakan-akan kelompok Nasionalis sangat anti agama. Sebaliknya kelompok agama khususnya kelompok Islam dipersepikan tidak Nasionalis.

“Nah, disini amat jelas. Bahwa kaum agamis itu sangat cinta kepada tanah airnya. Jadi, saya tegaskan dikotomi antara Islam dan Nasionalis sudah tidak tepat. Adanya kesalahpahaman ini harus segera diakhiri,” tandasnya. []

Leave a Reply

Close Menu