KAMMI Fakfak Papua Barat Galang Dana Untuk Korban Gempa Dan Tsunami Palu Dan Donggala

KAMMI Fakfak Papua Barat Galang Dana Untuk Korban Gempa Dan Tsunami Palu Dan Donggala

Fakfak 1/10/2018 – Puluhan mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Fakfak, Provinsi Papua Barat menggalang dana untuk membantu korban gempa dan Tsunami di palu dan Donggala, (Senin, 01 Okt. 18).

Kegiatan ini merupakan bentuk simpati dan empati kader KAMMI di Fakfak terhadap musibah yang banyak menelan korban jiwa. Di tengah terik matahari siang itu, kader KAMMI Fakfak mengajak para pengendara roda dua dan empat untuk menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk disumbangkan di kotak donasi yang telah dibawa oleh kader KAMMI Fakfak.

Kegiatan kemanusiaan ini di fokuskan di dua titik keramaian yakni pertigaan lampu merah tumburuni dan pasar tumburuni kabupaten fakfak. Aksi galang Dana ini menjadi perhatian warga Kota fakfak yang melintas disana. Banyak warga Kota fakfak yang berbondong-bondong memasukan pundi-pundi rupiah ke dalam kotak donasi. Salah seorang Ibu yang membawa kendaraan roda dua bahkan ada yang dengan sigap berhenti disisi badan jalan untuk mengambil dompet di jok kendaraannya untuk membantu saudaranya di palu dan donggala yang terkena musibah.

Koordinator aksi kegiatan Muhammad Saleh rumaday selaku Ketua KAMMI Fakfak ditemui disela-sela aksi penggalangan dana mengatakan, “bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian KAMMI Fakfak terhadap warga Palu dan Donggala yang terkena musibah gempa bumi dan tsunami.”

โ€œAksi ini merupakan bentuk kepeduliaan KAMMI Fakfak terhadap gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, semoga bisa membantu meringankan beban warga palu dan donggala yang terkena musibahโ€ungkapnya.

Sementara itu, Setelah Aksi Galang Dana Ketua KAMMI Fakfak yakni Muhammad saleh mengatakan “seluruh donasi yang dikumpulkan oleh KAMMI Fakfak yakni sebesar Rp. 26,157.000 (Dua Puluh Enam Juta, Seratus Lima Puluh tujuh ribu Rupiah) direncanakan akan dibawah langsung oleh Kader KAMMI Fakfak di Palu dan Donggala. Kata M. Saleh.R”

Penulis : M. Nur Keliwida

Leave a Reply

Close Menu