KAMMI Online

Tuesday, 07 September 2010

02 June 2009

KAMMI KEPRI Desak PLN dan PDAM Tingkatkan Pelayanan TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG (BP) - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Kepri, Minggu (31/5) menggelar Kajian Isu Publik (KIP) di Aula Kantor Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kepri. KIP diikuti oleh mahasiswa se-Tanjungpinang ini membahas pelayanan air bersih PDAM dan krisis listrik di Kota Tanjungpinang.

Format kajian yang dilakukan, menggunakan FGD (Focus Group Discussion) dengan pembagian kelompok sesuai jurusan mahasiswa yang mengikuti.

”Tujuan kegiatan ini untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam menganalisa suatu masalah dan mampu memberikan kontribusi pemikiran kepada masyarakat,” ujar Ketua Bidang Departemen Kebijakan Publik KAMMI Kepri, Raja Dachroni. Dia menyebut pelayanan air bersih dan listrik hingga kini belum mampu memberikan pelayanan terbaik.
Dachroni yang juga Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Stisipol Raja Haji ini mengungkapkan, ada kemungkinan KAMMI akan memggelar class action. Namun kondisi itu tergantung kesepakatan mahasiswa, inginnya seperti apa. ”Kita sangat menyesali, masalah krisis listrik dan minimnya pelayanan air bersih telah lama terjadi. Institusi tersebut dari tahun ketahun masih berkutat dengan permasalahan yang itu ke itu juga. Soal daya mesin dan lainnya,” kata Dachroni.
Dari kegiatan ini setidaknya ada tiga kemungkinan sikap yang diambil KAMMI, yakni melakukan aksi demontrasi, class action atau melakukan aksi audiensi ke pihak terkait. Sementara itu, Ketua KAMMI Kepri, Ahmad Azroi menambahkan untuk masalah kelistrikan sepertinya pemerintah daerah perlu merancang RUKD yang lazimnya dimiliki oleh setiap daerah. ”Kita menyambut baik pada bulan Juni dan Juli nanti ada penambahan daya listrik oleh PLN. Kita berharap itu tidak hanya janji karena masyarakat butuh bukti,” kata Ahmad Azroi. (zek)


Komentar
Belum ada komentar.
Anda harus login untuk memberi komentar
Login Member

Daftar | Lupa Password
Gabung di milist !