Select Menu

sponsor

sponsor
Select Menu

Favourite

Berita

Info Daerah

Gambar template oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Rilis Media

Opini

Internasional

Foto Gallery

Aksi Galang Dana Aleppo*/doc.KAMMI

Denpasar -– Gelombang simpati untuk warga Aleppo, Suriah terus mengalir di penjuru Nusantara. Elemen Pemuda Bali yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bali Peduli Suriah mengadakan aksi penggalangan dana di perempatan Jalan Sudirman –Jalan Dewi Sartika Denpasar. Tujuan dari aksi kemanusiaan ini adalah untuk menggalang kepeduliaan masyarakat Bali dalam membantu korban di Suriah terutama anak-anak dan wanita. 
Kabar terakhir bahwa dalam 10 hari ini serangan rezim pemerintah tirani yang berkuasa saat ini telah memakan banyak korban di Aleppo. Sedikitnya telah menewaskan 253 warga sipil. Empat puluh sembilan diantaranya adalah anak kecil. Mereka kebanyakan tewas karena percikan bom barrel yang menembus tubuh kecil tak bersalah.
Koordinator Aksi Andy Krisna dari Dompet Sosial Madani mengungkapkan Aksi kemanusiaan untuk warga Aleppo Suriah berjalan dengan lancar berkat dukungan masyarakat Bali. Banyak warga Bali yang melintas langsung memberikan donasi terbaiknya di kotak-kotak para relawan aksi kemanusiaan ini. “Donasi yang akan disumbangkan selanjutnya akan dibelikan makanan dan oba-obatan kepada warga Aleppo Suriah,” paparnya. Andy Krisna juga berujar bahwa bila donasi menembus angka hingga 300 juta akan dibelikan mobil Ambulance. Pasalnya banyak rumah sakit umum dibombardir oleh serangan pemerintahan tirani.
“ Aksi kepedulian untuk warga Aleppo, Suriah ke depannya tidak berhenti sampai di sini saja. Ke depannya kami akan membuat kotak-kotak donasi di masjid dan musholla yang ada di pulau Bali,” tuturnya.
Sementara itu Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Bali Eka Agung Yulianto sangat antusia mengikuti aksi kemanusian gabungan ini. “Aksi kemanusiaan ini sangat luar biasa, dengan adanya aksi ini membawa dampak positif bagi masyarakat di Denpasar untuk mengetuk rasa kemanusiaan menolong sesama,” ungkapnya.
“Melalui aksi ini saya berharap seluruh warga Indonesia tidak hanya warga muslim saja untuk turut memberikan dukungan materiil dan non materiil kepada warga Aleppo yang mengalami penindasan.” papar Eka.
Firdaus Salam Isnanto, Ketua Pelajar Islam Indonesia (PII) Wilayah Bali berpendapat melalui aksi ini kita sebagai warga negara Indonesia dapat meringankan beban warga Allepo, Suriah. “ Saya dan kawan-kawan PII mengutuk pemerintahan tirani di Suriah, Semoga Warga Aleppo segera bebas dari sistem pemerintahan yang dianut saat ini,” kata Isnan saat ditemui di lokasi aksi. Isnan sapaan akrab ketua PII Bali ini sangat menyayangkan informasi pemberitaan internasioanal dan nasional yang tidak berimbang mengenai musibah yang menimpa warga Aleppo, Suriah.
Eka Agustina dari Bali Muslimah Community berharap aksi ini bisa mengetuk seluruh elemen masyarakat untuk berdonasi dengan harta terbaikknya bagi Warga Aleppo, Suriah. Rizky Fandy Saputra dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Keluarga Mahasiswa Muslim STAN Denpasar mengatakan bahwa ia besama pengurus LDK KMM STAN sangat senang bisa turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini. “Melalui aksi ini kita dapat berbagi dengan seluruh saudara Muslim di Aleppo, Suriah”.
Para peserta aksi penggalangan dana untuk warga Aleppo, Suriah juga membentangkan poster dan spanduk-spanduk warga Suriah yang rumah dan harta bendanya luluh lantah dihancurkan oleh bom-bom. Aksi ini berakhir menjelang pukul 18.00 wita saat persiapan kumandang adzan shalat Maghrib./*KAMMI


                                                   Suasana Rapimwil*/doc.KAMMI

Denpasar--– Rapat Pimpinan Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Bali 2016 diadakan pada Ahad (15/5) 2016 di Griya Qur’an Albanna Scholl Jalan Tukad Yeh Ho III No 3 Denpasar. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus KAMMI dari berbagai Wilayah yang ada di Pulau Bali. Rapimwil ini menyinergikan program kerja antar pengurus daerah dan komisariat.
Peserta diantaranya dari KAMMI Daerah Denpasar, KAMMI Komisariat Badung, dan KAMMI Komisariat Dewata. Juga KAMMI Komisariat Al-Fattih, KAMMI Komisariat Udayana, dan KAMMI Komisariat Udayana. Agenda pembahasan adalah memaparkan segala program kerja Pengurus KAMMI  Wilayah Bali selama dua tahun kedepan. Peserta undangan yang hadir dibagi menjadi beberapa komisi berdasarkan amanah yang diemban. Ada ketua, sekretaris, bendahara, kaderisasi, humas, dan sosmas.
Ketua KAMMI Wilayah Bali Eka Agung Yulianto berharap kedepannya seluruh pengurus dan kader KAMMI Daerah maupun Komisariat bisa saling bersinergi satu sama lain sehingga program kerja KAMMI Wilayah Bali dapat berjalan dengan harmonis selaras dengan visi dan misi KAMMI Wilayah Bali yang telah dicanangkan. “ Saya berharap kegiatan ini mampu menyatukan persepsi dan mensinergikan program kerja KAMMI Wilayah Bali kepada rekan-rekan pengurus di Daerah Maupun Komisariat” paparnya.
Tema yang diusung dalam  Rapimwil KAMMI Bali 2016 adalah “ Menjadi Inisiator dan Kolabolator Gerakan Sosial Menuju Bali Mandara”.
Mabit KAMMI Bali/*doc.KAMMI



Denpasar -  Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Bali mengadakan kegiatan mabit di Musholla Umar Bin Khatab Perum Jimbaran Asri Jalan Arsitek 1 Jimbaran, Badung pada Sabtu (14/5) lalu. Kegiatan ini diikuti kader KAMMI yang ada di Bali yang berasal dari KAMMI Daerah Denpasar, KAMMI Komisariat Badung, KAMMI Komisariat Singaraja, KAMMI Komisariat Udayana, KAMMI Komisariat Dewata, dan KAMMI Komisariat Al-Fattih. 
Kepala Kaderisasi KAMMI Wilayah Bali Muhammad Sahlan menuturkan kegiatan ini dimaksudkan untuk membiasakan diri pemuda untuk melakukan kegiatan malam minggu dengan bermalam di Masjid. "Selain itu pula melalui kegiatan ini harapannya bisa menjadi contoh pribadi seorang pemuda muslim yang baik di masyarakat. Melalui kegiatan Mabit para kader KAMMI mampu menjadi kader pemuda muslim yang tangguh,” tuturnya.
Kegiatan ini tidak hanya diperuntukan untuk kader laki-laki saja. Untuk kader KAMMI wanita diadakan di Jln. Tukad Banyusari IV Denpasar. Kegiatan Mabit diisi dengan tausiyah dari Ustadz Heri Hariyadi seputar kepemudaan. Peserta wajibmembaca 1 Juz dalam alquran dalam sehari, membaca Al-Matsurat, hafalan surat, tahajjud, dan memperbanyak dzikir.
Salah seorang peserta bernama Muhammad Khairul Yatim mengaku sangat senang mengikuti mabit ini. “Kegiatan Mabit dapat memperkuat akidah seorang pemuda muslim agar lebih taat kepada agamanya,” katanya penuh semangat. Ketua KAMMI Komisariat Dewata berpendapat bahwa kegiatan mabit bisa menjadi gaya hidup seorang pemuda muslim masa kini. “Malam minggu lebih gaul jika menghadiri kegiaatan mabit ketimbang nongkrong tidak jelas dan tidak bermanfaat,”  ungkap mahasiswa  jurusan sastra Jepang ini. Kegiatan mabit ditutup dengan shalat shubuh berjamaah saat Ahad dan juga olahraga./*KAMMI

Seorang kader KAMMI tengah menggalang dana untuk Suriah*/doc.KAMMI

Denpasar– Sudah lebih dari sepuluh hari serangan berdarah rezim Bashar Assad menggempur warga sipilnya sendiri di Provinsi Aleppo. Konflik Aleppo menjadi puncak dari tindakan barbar yang dilakukan rezim pemerintahan  Assad dengan sokongan Rusia atas warganya sendiri. Dengan dalih melawan gelombang pasukan oposisi yang menentang pemerintah, jet tempur dan helikopter  melontarkan bom udara tepat dia area fasilitas publik. Ledakan paling fatal menghantam fasilitas medis Al-Quds di Aleppo, sebuah rumah sakit spesialis penyakit anak-anak.
Melihat kondisi warga Suriah di Provinsi Alepoo, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Dewata mengadakan aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana pada hari Jumat (3/5) lalu Lokasi aksi kemanusiaan dipusatkan di perempatan Jalan Dewi Sartika – Jalan Sudirman dari pukul 16.00 s/d 18.00 WITA. Koordinator Aksi Penggalangan Dana sekaligus Kepala Departemen Kaderisasi KAMMI Dewata Dedi Setiadi Iskandar mengatakan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk dukungan kepada saudara-saudara Muslim di Aleppo. Ia juga menambahkan aksi kemanusiaan ini merupakan pengamalan dari Alinea keempat UUD 1945. “ Aksi ini merupakan pengamalan Alinea keempat UUD 1945 dimana salah satu bunyinya bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan Prikemanusiaan dan Prikeadilan” ujarnya.
“KAMMI Dewata mempelopori Aksi Kemanusiaan untuk Aleppo di Bali khususnya di Kota Denpasar”  tegas Dedi. Dedi juga menjelaskan bahwa Aksi ini diikuti oleh organisasi pemuda islam lainnya seperti LDK IMMUKI STIKI, LDK Wearnes, Remas Arbain, LDK MCOS STIKOM, LDK Formasi Warmadewa, UKKI FPMI UNUD, dan Remas Irmatariya Al-Fattah Jimbaran.
Salah satu peserta Aksi Kemanusiaan yaitu Firman Hady dari Remas Irmatariya Al-Fattah Jimbaran mengaku sangat antusias mengikuti aksi ini. “ Saya bersama teman-teman remaja Masjid Al-Fattah Jimbaran sangat prihatin terhadap nasih warga Aleppo di Suriah” tuturnya. “ Setidaknya sebagai warga Indonesia Muslim saya hanya bisa membantu dengan menggalang dana dan berdoa” kata remaja berkacamata itu. “ Semoga Warga Suriah di Aleppo mendapatkan ketabahan dan perlindungan dari Allah swt” tutupnya.

Aksi kemanusiaan KAMMI Dewata untuk warga Aleppo di Suriah berhasil mengumpulkan dana Rp 2.883.000 dan akan disalurkan melalui Lembaga KAMMI Reaksi Cepat (KRC).
                                              Sesi foto bersama Gerakan Buleleng Gemar Membaca*/.doc KAMMI


Singaraja--- Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Singaraja mengadakan gerakan Buleleng Gemar Membaca pada Sabtu (30/4) 2016 di areal car free day Taman Kota Singaraja. Program Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di jalan Ngurah Rai dan Pelabuhan Eks Buleleng ini dipelopori Komisariat Singaraja dan dilaksanakan pada pagi dan sore hari.
Ketua KAMMI Komisariat Singaraja Okik Hadi Saputro saat ditemui ditempat terpisah mengatakan bahwa program TBM bertujuan untuk mengajak masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Singaraja untuk memulai kebiasaan membaca. “ Saya berharap melalui program yang dikemas oleh tim humas KAMMI Singaraja dapat mengajak masyarakat Singaraja terkait pentingnya membaca,” ujarnya.
Dengan membaca, lanjut Okik, kita akan mendapatkan pengetahuan dan informasi yang berguna untuk menambah wawasan dan tidak mudah percaya begitu saja terhadap sebuah isu yang belum tentu benar kevalidannya,” kata mahasiswa Universitas Ganesha ini. Ia berharap Kedepannya Budaya Gemar Membaca bisa ditanamkan sejak dini mulai dari anak-anak. Gerai Taman Bacaan Masyarakat yang dibuka oleh KAMMI Komisariat Singaraja mendapatkan respon positif dari masyarakat. Terbukti banyak orang dewasa dan anak-anak yang mengunjungi gerai Taman Bacaan Masyarakat untuk membaca buku-buku yang dipinjamkan oleh KAMMI Komisariat Singaraja.
Kegiatan divisi humas KAMMI Komisariat Singaraja ini bergerak dengan memnijamkan buku-buku bacaan kepada masyarakat Singaraja tanpa dipungut biaya. Selain itu bisa membaca di lokasi gerai yang dibuka oleh panitia. Buku-buku tersebut mulai dari buku ilmu pengetahuan umum, sastra, majalah anak-anak, dan masih banyak lagi./*KAMMI

                                                                        Seorang kader KAMMI tengah asyik menjalankan permainan/*doc.KAMMI


Denpasar- Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Dewata mengadakan kegiatan rihlah ke Pantai Payung Kawasan Jimbaran, Badung pada Ahad (25/4) lalu. Kegiatan yang merupakan agenda bulanan ini diadakan oleh departemen kaderisasi. Selain untuk mempererat uhkuwah anatar kader, juga menjadi sarana terkait program kerja ke depan.

Bendahara KAMMI Komisariat Dewata Rifdah mengaku senang mengikuti agenda ini.” Senang bisa berkumpul bersama kawan-kawan di sini, sambil sejenak menikmati keindahan Pantai di Pulau Bali” ujranya. Peserta lainnya seperti Ferry Nur Samsi berpendapat agenda rihlah bisa mengumpulkan kawan-kawan yang jarang hadir dalam agenda kegiatan KAMMI dan juga membangun budaya kebersamaan. “ Sayang untuk dilewatkan kegiatan rihlah yang menyenangkan ini,”tutur pemuda yang aktif juga di Remas Arbain itu.
Perjalanan menuju Pantai Payung Jimbaran ditempuh dengan jarak 50 KM dari Kota Denpasar. Meskipun rombongan berangkat saat terik matahari di atas ubun-ubun, tak menyurutkan para kader organisasi yang memiliki jargon muslim negerawan ini untuk tidak datang.
Medan yang cukup terjal dan banyak bebatuan membuat perjalanan untuk mencapai Pantai Payung Jimbaran cukup menantang bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan panorama Pantai di sini. Setibanya di Pantai Payung rombongan KAMMI Dewata mengabadikan momen keindahan pantai Payung Jimbaran dengan kamera sembari mengucapkan subhanallah melihat keindahan Pantai yang belum banyak diketahui wisatawan domestik dan mancanegara ini. Pantia Jalan-Jalan juga telah menyiapkan games kepada para peserta untuk dimainkan di lokasi. Games yang dimainkan melatih para peserta untuk bisa solid, kompak dan kerjasama.
Kegiatan menjelajahi Pantai Payung Jimbaran ditutup dengan foto bersama sambil membentangkan bendera KAMMI Komisariat Dewata./*KAMMI
                                                                                         salah satu sesi bedah buku KMGP/*KAMMI

Denpasar– Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Denpasar mengadakan kajian pekanan School of Leadership and Ideology (SOLID 1) pada Ahad (24/4) lalu bertempat di Gedung Serbaguna Kantor Dompet Sosial Madani, Jl Dipenogoro No 189 Denpasar. Kegiatan ini berupa bedah buku “ Ketika Mas Gagah Pergi” karangan novelis Helvi Tiana Rosa. 
Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Bali Lailatul Widayati menceritakan bahwa film KGMP berbeda dengan film-film islami umumnya. “ Ketika Mas Gagah Pergi menceritakan kisah-kisah negara Palestina. Ruh antara novel dan film tidak hilang. Tidak ada adegan bersentuhan dengan lawan jenis antara pemain film. Seluruh keuntungan film didonasikan untuk pendidikan anak-anak Palestina dan Indonesia bagian Timur,” ujar Alumni Fakultas Hukum Universitas Udayana ini.
Penulis Novel KMGP Helvy Tiana Rossa pun harus menolak 11 PH yang menawarkan untuk memfilmkan KMGP. Pemilik PH banyak yang ingin menggubah antara novel dengan film. Pembuatan film KGMP ini juga pendanaannya melalui crowd funding atau patungan. “ Film ini sarat dengan nilai-nilai islami, di antaranya mengajarkan rajin dalam beribadah dan peduli terhadap sesama,” tutur ibu satu anak itu.
Saat ada nonton bareng KGMP antusiasme warga Bali cukup tinggi. Saat empat kali kegiatan nobar diadakan di Park 23XXI tercatat 772 warga muslim Bali menonton film KGMP. Saat sesi diskusi peserta SOLID 1 yang didominasi kader KAMMI Komisariat Dewata,  KAMMI Komisariat Badung, dan KAMMI Komisariat Al-FAtih ini banjir pertanyaan ke narasumber.
Kadep Kaderisasi KAMMI Komisariat Dewata Dedi Setiadi Iskandar mengaku sangat senang hadir dalam kegiatan ini. “Kegiatan SOLID 1 selalu menghadirkan kejutan dan begitu inspiratif untuk dihadiri” katanya dengan penuh semangat.
Akhir acara Bunda Laila (panggilan akrab Lailatul Widayati--red) memberikan 2 buah buku Manhaj kepada Perwakilan KAMMI yang diwakili oleh Sekjen KAMMI Komisariat Dewata yaitu Almizan. Acara ditutup dengan kegiatan foto bersama dengan pembicara./*KAMMI